29 Oktober 2015

15 Tahun


15 tahun lama atau sebentar ?

Bisa lama, bisa sebentar ya tergantung bagaimana kita menjalani kehidupan di 15 tahun yang akan datang. Bila kita menunggu 15 tahun untuk menjalani rukun islam yang kelima, mungkin akan terasa lama. Namun bisa kita isi dengan hal-hal yang positip, misalnya dengan semakin mendekatkan diri pada yang kuasa, maka menunggu sesuatu akan menjadi lebih bermakna. 

Kemarin baru saja gw dan misua pergi ke Departemen Agama wilayah domisili kami tinggal untuk pendaftaran ibadah haji. Kami mendaftar untuk haji reguler dengan waktu tunggu yang begitu lama. Sedangkan untuk haji plus waktu tunggunya sekitar 2-5 tahunan. Namun biaya yang harus dibayarkan begitu fantastis, sekitar lima kali lipatnya dari haji reguler. Ya sudah, akhirnya dengan berdasarkan tebalnya dompet, kami memutuskan untuk mengambil haji reguler.

Untuk tahap awal tidak banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Hanya foto kopi KTP, KK, buku nikah, buku tabungan dimana kita membayar haji, dan persyaratan lainnya. Setelah cap jempol, tanda tangan, dan foto diri, kami pun mendatangi bank tempat kami mendebit uang. Kebetulan kami mendaftarkan haji ke bank Mandiri Syariah. Setelah menunggu untuk prosesnya ke depag pusat, akhirnya kami mendapatkan nomor antrian. Kira-kira 15 tahun yang akan datang kami baru bisa menjalankan ibadah haji, atau sekitar tahun 2030.  Benar-benar waktu yang lama ya, namun apa daya begitulah prosedur yang harus dijalani. Mudah-mudahan saat waktunya kami akan menjalankan ibadah ini, masih sehat walafiat, dan dilancarkan proses ibadah hajinya. Amin

28 Oktober 2015

My Heartbeat Song


This is my heart beat song and i'm gonna play it
Been so long i forgot how to turn it up all night long

You, where the hell did you come from
You're a different, different kind of fun
And i'm so used to feeling numb
Now, i've got pins and needles on my tongue
Anticipating what's to come
Like a finger on a loaded gun

I can feel it rising
Temperature inside me
Haven't feel it for a lifetime

I wasn't even gonna go out
But i never would have had a doubt
If i'd have known where i'd be now

Your hands on my hips
And my kiss on your lips
I could do this for a lifetime

24 Oktober 2015

Weekend Getaway Lembang

Untuk menghilangkan stress dari rutinitas sehari-hari, maka kami memutuskan untuk berlibur dua hari. Setelah berembug, akhirnya kami menghabiskan weekend ini di Lembang. Dari jam enam pagi, kami berangkat dari parkiran kantor dengan menggunakan bis. Sekitar 20an orang ikut dalam rombongan. Ada beberapa yang membawa anak mereka. Di perjalanan untuk menghilangkan kantuk, kami bernyanyi karaoke bersama.

Setibanya di Bandung sekitar jam 10an. Kami langsung menuju Kartika Sari. Sengaja kami membeli oleh-oleh lebih dulu karena minggunya pasti macet sekali di Bandung, karena ada perayaan Bobotoh. Dari Kartika Sari kami menuju outlet baju di jalan Riau. Disana gw membeli beberapa baju untuk Azzahra. Termasuk harga standar sih menurut kantong gw. 



Sekitar jam satu, saatnya makan siang. Kami sudah ditunggu di restoran oleh teman kami yang bekerja di Bandung. Tadinya beliau salah satu staf di kantor kami. Namun sekarang pindah ke Bandung. Selain menjamu kami, beliau juga memberi kami oleh2 dari Bandung. Benar-benar orang yang baik. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan rejeki yang berlimpah.



Setelah dari restoran, perjalanan kami lanjut ke villa di Lembang untuk beristirahat. Rencananya nanti malam akan ada acara barbequan dan acara employee gathering lainnya.


Keesokan paginya, setelah sarapan perjalanan dilanjutkan ke Takuban Perahu. Karena gw sudah pernah ke sana, jadinya ga terlalu excited banget. Setelah puas berfoto ria, perjalanan dilanjutkan ke kawah Domas. Sebelum mencapai kawah tersebut, kami harus berjalan kaki sekitar 1 km. Benar2 perjalanan yang melelahkan. Karena capek, baliknya kami menggunakan jasa ojek. 




Setelah puas di Takuban Perahu, kami kembali ke vila. Disana kami membersihkan diri lagi dari bau belerang yang menempel di badan. Setelah itu kami check out dari vila. Sebelum pulang, kami mampir di restoran Sapu Lidi. Makanannya ga terlalu istimewa menurut gw, hanya nasi dan ayam goreng serta sayur asam yang menurut gw terlalu kemanisan.

Akhirnya kami pulang melalui jalan Cimahi. Sekitar pukul 19.30 kami tiba kembali di kantor. Perjalanan di tempuh sekitar 4 jam-an. benar2 perjalanan yang melelahkan namun senang. Semoga sering2 diadakan acara employee gathering ini, untuk menambah kesolidan sesama teman kantor.

22 Oktober 2015

Be Blessed



Be in love with your life every minute of it. A good life is when you smile often, dream big, laugh a lot, and realize how blessed you are for what you have. As you get older you find out that true happiness is not in how much you make or how many degrees you have or how big your house is or how fancy your car is. It is finding peace and joy and a calmness in your life that will soon become the most important thing to you. Your family are what matters to you, love is what matters to you. Things that are quality, not of quantity.

19 Oktober 2015

Holycow Steak

Bukan bermaksud untuk mengendorse suatu produk, tapi sebagai pelanggan setia boleh dong memposting mengenai produk tersebut. Jadi berawal dari kesukaan gw akan makanan daging, bukannya gw karnivora sejati ya, gw kadang suka juga akan salad ataupun makanan sejenisnya. Namun terkadang ingin juga merasakan makanan steak dan sebangsanya.

Tadinya misua anti akan steak, dia lebih memilih ikan atau sejenisnya, semisal lele. Namun karena ada restoran holycow yang baru berdiri dekat rumah gw, jadilah dia tergoda untuk mencobanya. Judulnya sih holycow TKP playground bintaro. Gw pikir itu merupakan playground gitu, karena tempatnya yang kurang strategis. Ternyata beneran restoran loh. Karena penasaran, maka kita mencoba makan di restoran tersebut. 

Menurut gw tempat parkirannya merupakan kekurangan akan tempat ini. Kurang tempat banget, malah cenderung mungkin hanya bisa muat tiga mobil. Entah apa yang ada di benak pemilik tempat ini, membuka restoran di lingkungan yang kurang strategis.

Namun, begitu memasuki gedung, tempatnya lumayan cozy. Restoran terletak di lantai 4, jadinya kita harus naik lift untuk mencapai tempatnya. Sesampai di lantai 4, restorannya lebih cozy lagi. Ada tempat indoor dan outdoor. Indoornya mirip seperti cafe hotel bintang 5. Sedangkan dari outdoornya kita bisa melihat pemandangan yang bagus. Alunan musik mengiringi saat kita memesan makanan. Sembari menunggu makanan, zara langsung bermain di tempat playgroundnya. 







Ada banyak pilihan menunya. Tapi yang juara memang steak wagyunya. Gw lebih memilih the prime karena lebih murah. Sirloin adalah pilihan andalan gw karena dagingnya ada sedikit lemak. Dan tingkat kematangannya tentu saja medium well, karena masih berasa juicynya. Pilihan sayurnya adalah buncis dan mashed potato. Sayurnya berasa sekali bumbu gurih serta bawang putihnya, sedangkan mashed potatonya berasa sekali creamynya. Dan untuk sausnya, dibandingkan barbeque sauce, gw lebih memilih mushroom sauce, karena rasanya lebih creamy. Memang andalan sekali menu ini. Berasa makanan hotel namun dengan harga yang lebih murah.





Karena gw datang dengan nyokap yang sedang ulang tahun, maka kami dapat gratisan chicken steak. Misua senang banget karena dia memang lebih memilih ayam dibandingkan daging. Dia memilih well done untuk tingkat kematangannya. Namun untuk rasa, chicken steaknya memang lebih juara fiesta steak. Bumbunya lebih terasa. Namun untuk dagingnya, holycow lebih juara dibandingkan abuba steak. Selain bumbunya, untuk porsi menurut gw lebih pas holycow.

Nah, begitulah postingan gw akan restoran holycow. Pada akhirnya saat weekend kami sekeluarga pasti makan di restoran ini. Dibandingkan tempat holycow lainnya, tetap saja kami lebih memilih restoran holycow yang di dekat rumah. 

03 Oktober 2015

What's Going On This Weekend



Karena tuntutan profesi dan demi menambah ilmu pengetahuan, maka akhirnya ikutlah gw seminar. Sebenarnya banyak seminar yang diadakan masing-masing daerah PDGI, termasuk almamater gw. Jadinya saking banyaknya, gw sempet galau. Akhirnya setelah menimbang, gw memutuskan untuk ikut seminar yang diadakan oleh PDGI Jakarta Pusat. Selain lebih murah, materinya juga lumayan bagus. Tadinya mau ikut hands on nya, namun karena sudah full pesertanya akhirnya gw ga jadi ikut. Perlu diketahui bahwa untuk memperpanjang Surat Ijin Praktik, gw harus memiliki sertifikat seminar PDGI, IDI, dan juga mengikuti hands on serta bakti sosial. Mudah-mudahan terpenuhi ya persyaratannya sebelum masa berlaku SIP gw habis.

Tema yang diadakan seminar ini adalah "Meningkatkan Profesionalisme melalui Peningkatan Kompetensi Dentistry". Beragam materi seminar yang diberikan. Pada hari pertama, diberikan materi mengenai strategi menyikapi BPJS, penanganan pada avulsi (lepasnya) gigi sulung, tips pemasangan implan gigi, dan sebagainya. Sedangkan di hari kedua materinya mengenai menyikapi malpraktik, tips pemasangan gigi tiruan, dan pemasangan sealant (pencegahan terhadap karies).

Banyak temen kantor gw yang ikut seminar ini, sedangkan hanya satu orang dari almamater gw yang ikut. Mungkin karena mereka lebih memilih seminar yang diadakan almamater gw dibandingkan PDGI. Well semoga ilmu yang didapat di seminar kali ini bisa diaplikasikan dalam profesi gw. Amin

01 Oktober 2015

Bersyukur


Well, karena efek tak bisa tidur, akhirnya gw habiskan waktu dengan blogwalking. Dan menemukan blog yang inspiratif ini Mencoba Sakinah. Dari quote nya jadi menginspirasi gw untuk menulis blog.

Pasti kalian pernah kan memimpikan sesuatu atau banyak hal untuk didapatkan. Misalnya, karier yang bagus, pasangan hidup yang baik, atau keluarga kecil dengan anak yang soleha. Kalau gw saat memohon pada sang pencipta, banyak hal yang gw cita-citakan. Tiga permohonan di atas menjadi salah satunya.

Jadi keingetan dulu saat PTT di Jambi, saat ulang tahun sendirian tanpa keluarga, pernah memimpikan banyak hal juga. Coba deh scroll ke bawah pasti menemukan Postingan ini. Itu postingan saat umur gw masih seperempat abad. Dan apa yang gw impikan dulu, menjadi kenyataan di usia gw sekarang. Alhamdulillah ya Allah.

Memang kita harus banyak bersyukur ya. Walaupun apa yang didapat belum sesuai dengan apa yang kita cita-citakan, tetap haruslah banyak berusaha dan bersyukur. Ada beberapa permintaan gw yang belum tercapai. Semisal niat gw untuk sekolah lagi. But it's oke, karena sudah banyak yang gw capai sekarang. Selain karier pns gw yang akhirnya di Jakarta, juga keluarga yang InsyaAllah selalu harmonis sampai ajal menjemput.

Lalu, bagaimana dengan hal yang diinginkan di saat umur kepala tiga ini ? Pastilah sebagai manusia, gw masih memiliki beberapa hal yang gw cita-citakan. Still wanting to get a scholarship, of course. Namun dengan berjalannya waktu, sepertinya niatan tersebut mulai pupus. Karena gw lebih memilih untuk menata karier sembari mengurus keluarga kecil ini. Mungkin yang gw inginkan saat ini adalah menambah momongan lagi. Selain itu, gw ingin agar Zahra bisa tumbuh menjadi anak di lingkungan keluarga maupun lingkungan sekitarnya yang baik. Sehingga pola pikirnya pun menjadi baik. Dan akhirnya menjadi anak soleha. Amin