Just a simple site with no flashy picture or graphic. It's my continuing journey. Hope u enjoy read d'stories
18 Oktober 2019
16 Agustus 2019
My Routine Skincare
Dengan alasan usia tak muda lagi (tapi hati masih muda 😁), akhirnya gw memutuskan untuk menggunakan produk skincare. Sebelumnya gw ga ada kepikiran untuk menggunakan produk ini, alat make up pun hanya sebatas bedak tabur dan lipstik aja biar muka ga kelihatan kusam-kusam banget. Tapi setelah teracuni oleh para beauty blogger dan vlogger, akhirnya gw memutuskan untuk menambah produk wajah, termasuk produk make up dan skincare ini.
Sebenarnya wajah gw biasa aja. Alhamdulillah selama ini ga ada yang bermasalah sampai jerawat sebesar batu ataupun bruntusan. Tapi ya itu, permasalahan kulit gw cenderung kusam. Dan setelah berguru pada beauty vlogger, akhirnya gw mendapatkan trik untuk meminimalisir kulit kusam ini, menjadi bercahaya dan awet muda aka bahasa kerennya "glowing". Dan solusinya adalah dengan menggunakan produk skincare yang tepat.
Awalnya gw masih bingung, produk skincare apa yang cocok di wajah gw. Karena gw ga mau kejadian nantinya setelah menggunakan skincare timbul permasahan lain, semisal bruntusan atau kering pecah-pecah. Setelah tanya sana-sini, akhirnya gw memutuskan untuk memakai rangkaian produk SK II dan Face Shop.
Beberapa bulan gw memakai produk ini, gw bener-bener merasakan hasilnya. Kulit jadi lebih plumpy, dewy, dan juga glowy. Lembut banget saat pagi hari bangun tidur setelah cuci muka. Dan setiap minggu pasti gw gunakan facial mask dari SK II juga.
Tahapan awal setelah memakai make up seharian, gw gunakan make up remover dari Face Shop yang Rice Water Bright. Produk ini menurut gw membutuhkan banyak cream untuk membersihkan sisa-sisa make up. Walhasil baru berapa minggu udah habis. Akhirnya gw beralih ke micellar water dari Bioderma.
Tahapan kedua adalah membersihkan muka dengan facial wash. Gw menggunakan produk Face Shop yang Rice Water Bright. Produk ini bener-bener membuat wajah terlihat bersih banget dan lebih putih.
Tahapan selanjutnya gw menggunakan Toner dari SK II. Fungsi toner adalah membersihkan sisa-sisa make up yang belum terangkat, sekaligus mempersiapkan wajah untuk produk skincare selanjutnya.
Tahapan keempat adalah aplikasi Facial Treatment Essence dari SK II. Katanya sih produk ini holy water banget bagi kebanyakan beauty enthusiastic. Buat wajah lebih bercahaya dan glowy.
Dan tahapan terakhir adalah penggunaan pelembab. Untuk pagi dan malam gw pisahkan pelembabnya. Pagi sebelum make up, gw gunakan pelembab dari Face Shop yang White Seed. Sedangkan malamnya gw gunakan pelembab dari Face Shop yang Collagen Volume Lifting Cream.
Sebenarnya ada tahapan yang juga tak kalah penting, yaitu Sunscreen. Produk ini penting banget, karena untuk mencegah kulit terpapar sinar UV. Namun, karena gw biasa di dalam ruangan, dan produk bedak gw udah ada sunscreen nya, akhirnya gw putuskan untuk tidak menggunakan sunscreen tambahan.
Sebenarnya ada beberapa tahapan lagi untuk menyempurnakan skincare ini. Bahkan orang korea sampai menggunakan 10 tahapan skincare. Menurut gw sih mending pakai skincare yang penting aja, karena kulit wajah termasuk bagian tubuh yang tipis. Bila terlalu banyak menggunakan produk skincare, bisa-bisa banyak sel-sel kulit wajah terangkat, dan akhirnya kulit menjadi sensitif.
Nah, demikian review gw tentang produk skin care yang selama ini gw gunakan. Semoga menjadi inspirasi ya.
10 April 2019
24 Februari 2019
25 Januari 2019
12 Desember 2018
Best Indonesia Badminton Player - Man's Single
Anthony Sinisuka Ginting, satu nama yang membuat gw kagum banget sama permainan badmintonnya. Dan sekali lagi dia membuktikan kehebatan skill serta powernya di lapangan. Baru saja pertandingan Badminton World Tour Final dilangsungkan di Guangzhou China, dan malam tadi menampilkan permainan Ginting melawan Chou Tien Chen. Perlu diketahui CTC ini merupakan pemain dengan peringkat pertama di Badminton World Tour, sedangkan Ginting berada di posisi 8. Pertandingan BWF tour final ini bukan event sembarangan. Event ini dikhususkan untuk pemain dengan peringkat 8 besar selama setahun pertandingan BWF tour digelar.
Sebenarnya untuk tampil di BWF tour final ini saja sudah merupakan suatu prestasi. Karena dipilih dari pemain top eight. Dan Ginting menjadi salah satu yang diberi kesempatan untuk mendapatkan hadiah senilai 1,5 juta dolar AS atau senilai 21 miliar rupiah. Hadiah yang mencengangkan bukan.
Selama pertandingan berlangsung, Ginting benar-benar terlihat sudah mempersiapkan matang untuk performanya. Minim kesalahan jika gw bilang. Dan lebih menunjukkan skill nya dalam bertanding. Rally-rally panjang sebagian dimenangkan Ginting. Sempat spot jantung juga selama pertandingan, karena kedua pemain saling kejar mengejar angka. Dan tipis sekali perbedaan angka kedua pemain. Untuk set awal, Ginting sempat menang dengan skor 21-17. Namun untuk set kedua, CTC berhasil memenangkan game ini dengan skor 21-18, dan memaksakan Ginting untuk melakuan rubber game. Namun sayang, di set ketiga Ginting kalah tipis dengan skor 21-18.
Sebenarnya skill kedua pemain menurut gw sama-sama bagus. Power mereka juga dapet. Namun memang CTC memiliki banyak peluang serta keberanian untuk melakukan smash. Sedangkan dari pengamatan gw, Ginting hanya di awal-awal permainan saja dia berani melakukan smash tajam, sedangkan di akhir set, dia terlihat kecapaian.
Yah apapun hasilnya, kita hanya dapat berharap semoga kedepannya Ginting dapat meningkatkan performa serta powernya di pertandingan berikutnya. Karena masih ada hari esok untuk melakukan pertandingan melawan Shi Yu Qi, lawan Ginting saat mereka sama-sama bertanding di Asian Games.
23 November 2018
Bohemian Rhapsody
Dari judulnya pasti udah bisa nebak kan film ini menceritakan tentang perjalanan hidup siapa. Yup, film ini mengisahkan tentang Freddie Mercury yang merupakan vokalis dari band rock Queen. Sudah banyak karya-karya yang dihasilkan dari mereka. Sebut saja 'Love of my life', 'We are the champion', dan yang fenomenal 'Bohemian rhapsody'. Walaupun lagu ini dirilis hampir setengah abad yang lalu, namun tidak pernah lekang oleh zaman. Banyak musisi yang terinspirasi oleh karya2 Queen. Bahkan lewat besutan sutradara Bryan Singer, karya Queen ini dibuat sebuah film yang digadang2 mampu meraih piala oscar.
Bryan mengangkat kisah hidup Freddie Mercury dan mempercayakan aktor asal AS, Rami Malek sebagai pemeran Freddie. Rami mampu memerankan sosok Freddie dengan sukses. Untuk menghayati perannya, rami rela belajar piano dan menyanyi, serta menonton semua hal tentang freddie.
Walaupun kisah hidup Freddie berakhir tragis, namun dia memiliki talent di dunia musik yang patut diapresiasi. Salah satu karyanya 'Bohemian rhapsody' menjadi bukti betapa cerdasnya freddie mengemas suatu lagu yang mampu memainkan emosi penikmatnya. Banyak orang yang penasaran akan arti dari lagu tersebut. Namun sampai freddie menghembuskan napasnya, dia tidak sempat menyampaikan makna dari lagunya.
Ada beberapa spekulasi tentang arti lagu ini. Spekulasi pertama memaknai lagu ini merupakan kisah hidup freddie sendiri. Dalam kehidupan asmaranya, awalnya freddie memiliki kekasih bernama Mary austin. Kisah cinta mereka dituangkan oleh freddie ke dalam suatu lagu berjudul 'Love of My Life'. Namun kisah mereka tidak berakhir bahagia karena freddie menyadari bahwa ia ternyata seorang homoseksual. Penyimpangan seksualitas dirinya membuat ia merasa menjadi sosok yang tertekan akan kekeliruannya. Dari liriknya 'mama, i just killed a man' seperti mengartikan bahwa ia telah membunuh jiwa sucinya menjadi jiwa yang penuh dosa karena penyimpangannya. Kemudian lirik-lirik menyinggung berbagai agama seperti 'Bismillah', Beelzebub (dalam kristen berarti setan). Seperti mencari jati diri seorang freddie yang sebenarnya. Entah memilih jalan sesuai ajaran islam, kristen, atau tetap mengikuti hawa nafsu yang diasuh setan sekalipun.
Spekulasi kedua memaknai lagu ini sebagai kisah seseorang yang akan dihukum mati karena membunuh. Lirik 'Mama, i just killed a man' secara gamblang mencerminkan arti lagu ini. Dia tidak ingin dikasihani karena hukuman ini dan status sosialnya yang hanyalah anak miskin. Dari lirik 'i'm just a poor boy, i need no sympathy'. Dan dia tidak menginginkan hukuman dari masyarakat, hanya Tuhan lah yang berhak menghukumnya. Karena perbuatannya merupakan jebakan dari setan Beelzebub.
Apapun spekulasi yang orang berikan, tetap saja lagu Bohemian Rhapsody memiliki arti tersendiri bagi Queen, karena sejak peluncurannya sukses secara komersial. Berturut-turut mampu berada di puncak chart lagu berbagai negara. Hampir setengah abad, lagu ini masih tetap hits dihati penggemar musik dan salah satu lagu fenomenal di sejarah peradaban manusia.
Langganan:
Postingan (Atom)



