Mornings are the coffee kisses
and
conversations
with our higher power
I am where i am
I love
I believe
I allow, I trust
I surrender
I smile
Because i know
You have my best interest in mind
As your angels work
-Vanessa Quintero
Just a simple site with no flashy picture or graphic. It's my continuing journey. Hope u enjoy read d'stories
09 Juni 2015
08 Juni 2015
Perkembangan Azzahra
Sudah setahun lebih aja ya umur azzahra. Nah menjelang usia 2 tahun sudah banyak loh perkembangan yang dicapai zahra. Pembendaharaan kata sudah banyak yang diingat. Selain kata mama, papa, oma, eyang, yang sudah tentu dia hafal, masih banyak kata-kata orang dewasa yang dia ikuti, misalnya kalo dia lagi nyium gw pasti langsung bilang "wangi" atau kalo minum sesuatu seperti es jeruk yang masam pasti dia langsung bilang "acem" atau kalo dia lagi mpup aka bab pasti dia langsung bilang "bau". Atau kalo dia manggil kita, dia langsung bilang "sini". Pokoknya udah banyak deh kata-kata yang dia tiru.
Selain sudah banyak kata-kata yang punya makna dia ucapkan, zahra udah bisa loh menirukan setiap pekerjaan rumah yang gw lakukan. Contohnya nyapu ato ngepel lantai. Walopun ga bersih banget, toh itu melatih untuk hidup mandiri.
Selain itu zahra juga udah bisa nyusun kaleng minum sampai 5 susun. Mirip nyusun balok, tapi baloknya diganti kaleng. Tanpa jatoh loh (walopun perlu latihan 3 sampai 4 kali nyusun). Kejadian ini sempet gw dokumentasiin.

Nah segitu dulu ya postingan mengenai perkembangan zahra. Lain waktu gw pasti bakal posting tentang hal menarik lainnya mengenai anakku.
Ps.1: Mengenai pertumbuhan zahra, gigi susunya sudah tumbuh sebagian loh, termasuk yang belakang. Walopun sudah banyak tumbuh, selama erupsi giginya alhamdulillah ga rewel. Semoga tetap menjadi anak yang pintar ya. Amin
Ps.2: Untuk melihat perkembangan zahra sudah sesuai belum dengan usianya, gw berpatokan pada link ini kuesioner pra skrining
Selain sudah banyak kata-kata yang punya makna dia ucapkan, zahra udah bisa loh menirukan setiap pekerjaan rumah yang gw lakukan. Contohnya nyapu ato ngepel lantai. Walopun ga bersih banget, toh itu melatih untuk hidup mandiri.
Selain itu zahra juga udah bisa nyusun kaleng minum sampai 5 susun. Mirip nyusun balok, tapi baloknya diganti kaleng. Tanpa jatoh loh (walopun perlu latihan 3 sampai 4 kali nyusun). Kejadian ini sempet gw dokumentasiin.

Nah segitu dulu ya postingan mengenai perkembangan zahra. Lain waktu gw pasti bakal posting tentang hal menarik lainnya mengenai anakku.
Ps.1: Mengenai pertumbuhan zahra, gigi susunya sudah tumbuh sebagian loh, termasuk yang belakang. Walopun sudah banyak tumbuh, selama erupsi giginya alhamdulillah ga rewel. Semoga tetap menjadi anak yang pintar ya. Amin
Ps.2: Untuk melihat perkembangan zahra sudah sesuai belum dengan usianya, gw berpatokan pada link ini kuesioner pra skrining
Picture From Our House
Holla people...
Here i am back to post another stories from our last weekend.
Lagi mood buat blog nih, jadinya dalam waktu kurang dari sebulan udah 2 new entri aja yang gw publish. Jadi ceritanya gw bersama suami sedang keranjingan ngisi-ngisi perabot rumah. Maklum, rumah yang kami tempati sekarang masih minim furnitur. Dan weekend kemarin, jadilah kita hunting-hunting. Mulai dari informa, ace hard ware, chandra karya, sampai ke toko-toko furnitur kayu, karena suami senang dengan perabot yang beraksen kayu. Sedangkan gw sibuk mengunjungi mayestik, dengan pertimbangan harga disana lumayan murah namun kualitasnya gak kalah dengan kualitas barang mal.
Contohnya tirai, harga di mal terkemuka mungkin bisa dua kali lipatnya dengan harga pasar mayestik. Namun kualitas barangnya bisa ditandingi dengan kualitas di mal. Coba bayangkan, berapa puluh juta yang harus dikeluarkan untuk menghias setiap kamar dengan bermeter-meter tirai mewah dari mal. (Gw gak terlalu percaya dengan kualitas barang dari tukang tirai yang suka lewat). Begitupula dengan sprei dan sarung bantal. Perlengkapan dapur juga sama saja.
Gimana, lucu kan sarung bantalnya. Itu gw dapet dari toko Tania di mayestik. Disana memang banyak pilihan kainnya. Dari tirai, sprei, sarung bantal. Lengkap banget deh pokoknya (kok jadi promosiin toko orang ya).
Nah, kalo yang ini tirai di ruang tamu dan dapur juga gw pesan dari toko Tania. Bagus-bagus loh pilihan warnanya. Kalo yang di dapur memang gw pilih yang sistem buka tutup seperti krey bambu. Jadinya ga gampang kotor.
Kalo yang ini adalah foto kamar Azzahra. Manis ya, bener-bener kamar cewek banget. Memang sengaja gw tata serba pink semua. Menunjukkan kalo ini adalah kamar anak gadis. Itu perabot lemari sama meja belajar murah banget loh. Ga sampai sejuta. Gw beli di Giant BSD, nah di depan halamannya ada diskonan barang gitu. Langsung deh gw en suami kepincut sama harga barangnya. Murah meriah banget. Walopun mungkin zahra belum butuh meja belajarnya, toh barangnya awet kok sampai dia sekolah nanti.
Untuk taman belakang, masih ada sisa tanah 90 meteran. Jadilah kita kasih banyak tanaman. Mulai dari pohon kelapa sampai trembesi.
Ada cerita lucu dari kita hunting tanaman. Jadi ceritanya kita mau beli pohon tapang kencana, gw pikir itu tanaman namanya pohon trembesi. Kita kiterin jakarta sampai tangerang, susah banget cari pohon trembesi. Akhirnya saking kepengennya punya itu pohon, kita balik arah ke parung. Eh ternyata kok ada pohon trembesinya (kita masih salah sangka kalo itu sebenarnya tapang kencana). Pas ditanya mana pohon trembesinya, eh dia beneran loh kasi liat pohon trembesi. Nah kita heran, "Bukan itu bang pohon tembesinya!!", kata gw. "Iya neng, ini yang namanya pohon tembesi", kata penjualnya. "Yang itu baru tapang kencana yang lagi kalian cari", abangnya nambahin. Sampai kita hampir gontok-gontokan, akhirnya kita percaya, pohon yang kita cari selama ini adalah tapang kencana bukan trembesi. Harap diingat pohon trembesi sangat sangat sangat susah untuk didapat, karena itu pohon mirip pohon beringin, jadi seperti pohon peneduh. Dan akhirnya kita beli dua-duanya, pohon trembesi dan tapang kencana.
Nah, gimana postingan kali ini ? Semoga bisa jadi inspirasi dalam mendesain rumah kalian ya. Amin
03 Juni 2015
Beautiful moments of Azzahra
Baby is a blessing gift from above. A precious little angel to cherry and love. Thanks for these beautiful moments.
Azzahra 1months



Azzahra 9 months
Azzahra 1months
Azzahra 2 months
Azzahra 3 months
Azzahra 4 months
Azzahra 5 months
Azzahra 6 months
Azzahra 7 months
Azzahra 8 months
Azzahra 9 months
Azzahra 10 months
Azzahra 11 months
Azzahra 12 months
10 Mei 2015
My One Year old Daughter
Haloooo..udah lama ya ga corat-coret di blog ini. As a new mom (cieehh gayanya) pasti ada aja pritilan yang musti diurus. Salah satunya ya itu, besarin anak yang pertumbuhannya as fast as lamborgininya syahrini.
Walaupun updetannya agak telat (bukan telat lagi kaleee, tp udah basi *sambil dilempar gayung sm penonton), tapi its okeh kan daripada ga updet sama sekali.
Mending mulai aja yah cerita tentang my only one baby bala-bala. Kalo udah ngomongin nih anak, pasti bawaannya ga bisa berenti nyeritain tentang semua tingkah laku dia, termasuk her first things. Mulai dari pertama kali mimik pake dot susu, pertama kali makan asip, pertama kali diajak berenang, pertama kali tumbuh gigi, pertama kali ngomong papa-mama, pertama kali imunisasi, pertama kali duduk, pertama kali berdiri, pertama kali jalan, pertama kali lari, pertama kali joget-joget, pertama kali nyerocos, pertama kali makan sendiri, pertama kali coret-coret, dst.
Pertama kali dia minum susu formula gw sempat sedih banget. Siapa coba ibu yang ga nelangsa lihat anaknya dapet asupan nutrisi dari susu sapi, bukannya dari susu ibunya :'(. Yah tapi apa boleh buat, gw sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik buat azahra, tapi tuhan berkehendak lain. Asi yang seharusnya bisa memberikan nutrisi yang baik, malah diberikan sedikit oleh tuhan. Sehingga anakku terkena hiperbilirubinemia atau penyakit kuning.
Untuk mengatasinya Dsa menyarankan untuk diberikan asupan susu formula, untuk mengeluarkan kelebihan bilirubin tersebut, sampai kadar bilirubin dalam tubuhnya normal.
Tapi apa mau dikata, setelah zahra sembuh dari penyakit kuningnya, dia jadi bingung puting karena sudah terbiasa minum susu formula sampai sekarang.
Kadang gw sempet iri dengan ibu2 lainnya yang rajin memompa asinya sampai berbotol2. Termasuk sesama rekan kerjaku, mba Novita. Setiap selepas kerja dia selalu menyiapkan botol asi untuk diberikan pada baby nya yang berusia 6 bulan lebih tua dari zahra. Tapi dengan berjalannya waktu, gw sudah mulai mengikhlaskan dengan kondisi gw yg sekarang. Toh kandungan susu formula jg baik bagi bayi gw. Tentunya harus diimbangi asupan asip yang seimbang.
Untuk 6-12 bulan gw gener2 concern dengan asupan asip yang dimakan zahra. Mulai dari pure pisang, pure pepaya, sampai bubur tim. Menu favorit zahra biasanya bubur dari kentang-wortel-brokoli-salmon semua dilumat halus, dikombinasiin sama keju khusus bayi. Zahra seneng banget kalo gw udah mulai nyuapin bubur kesukaan dia. Serasa makanan tersebut menjadi pengganti nutrisi dari asi yang ga dia terima.
Selain itu kadang juga gw suka kasih biskuit regal khusus baby yg gw lumat bersama susu formula. Tapi menu ini hanya untuk selingan aja. Diantara waktu makannya.
Setelah gigi depannya sudah mulai tumbuh (zahra tumbuh gigi depannya usia 8 bulan), baru bisa diberikan makanan padat. Seperti biskuit bayi yang bisa lumer sendiri.
Untuk usia setahun, gw kasih dia makanan dewasa, seperti nasi ikan atau tahu tempe. Tapi tetep disesuaikan dengan sistim pencernaan dia.
Zahra termasuk anak yang ga rewel sama makanan. Setiap apa yang kita kasih pasti dia lahap. Makanya dalam waktu setahun, pertumbuhannya meningkat. Posturnya juga tinggi seperti bapaknya. Kegemarannya juga mirip bapaknya. Zahra paling suka diajak berenang. Mulai usia dini (4 bulan) gw sudah membiasakan dia berenang di kolam rumah. Itu memang disarankan Dsa nya. Katanya untuk melatih syaraf2 motoriknya biar bisa cepet berjalan.
Selanjutnya di usia hampir setahun gw ajak jalan kepantai. Gw pikir pasir pantai serta ombaknya bisa merangsang kaki-kaki mungilnya untuk berjalan. Awalnya dia takut untuk menginjakkan kakinya ke pasir, tapi lama kelamaan dia berani juga. Malahan setiap gw mengajak untuk istirahat sebentar, dia selalu merengek. Akhirnya dengan terpaksa gw turuti kemauannya.
Kenapa gw sangat intens untuk membiasakan zahra berjalan di pantai serta berenang, bukannya memberikan dia babystoller untuk merangsang otot serta saraf kakinya ? Karena banyak studi yang melaporkan tingkat bahaya dari baby stoller sangat tinggi. Dan pengalaman dari orang tua gw dulu juga, yang tidak menyarankan untuk cucunya memakai baby stoller.
Sebagai hasilnya, di usia 14 bulan azzahra baru bisa berjalan. Its oke, toh masih dalam tahap wajar.
Bukannya mau meyombongkan anak sendiri ya, tapi dari usia dini, kepintaran zahra sudah terlihat. Dari umur 7 bulan, kata pertama yang dia ucapkan adalah papa. Kemudian mama, oma, eyang, ibu, kadang mpok (panggilan asisten rumah tangga). Setelah setahun lebih mulai deh cerewetnya muncul.
Zahra sudah bisa berhitung sampai 10 di usia 16 bulan. Kemampuannya dalam menangkap setiap kata yang kita ucapkan juga luar biasa. Setiap perilaku yang kita buat juga dia ikuti. Memang seorang anak diibaratkan seperti secarik kertas tanpa coretan. Untuk itu diperlukan kearifan kita orang di sekitarnya untuk mengisi lembaran kertas tersebut (ecciee bahasanya bijak beneer :))
Tantenya sayang banget sama keponakannya. Setiap weekend pasti selalu nempel ke tantenya. Mungkin karena suka dibelikan boneka atau mainan lainnya. Kadang diajarkan lagu anak-anak sembari joget-joget. Acara televisi yg lagi digemari sekarang adalah teletubbies dan high 5. Setiap jam tayangnya, pasti sudah anteng depan tivi sambil joget-joget. Yah, semoga tetap ceria terus ya nak dan menjadi kebanggaan kedua orang tuanya.
Bersyukur atas hadirnya dirimu dalam kehidupan kami. Membuat mama papa semakin menyadari makna dan tujuan hidup. Terima kasih ya Azzahra :*
03 September 2013
Meet our new family member
Hai hai...
Perkenalkan namaku Azzahra Larasati. Aku adalah anggota baru di keluarga kecil bpk Fauzan. Mamaku baru saja melahirkan aku di saat hari Pramuka. Prediksi kelahiranku lebih cepat 2 Minggu dari prediksi USG. Walaupun demikian, aku lahir normal loh. Dengan berat 2.9 kg dan panjangku 47 cm. Untuk ukuran normal, aku termasuk panjang ya.
Pada saat proses kelahiranku, Alhamdulillah berlangsung cepat. Air ketuban dalam rahim mamaku sudah pecah duluan sebelum proses kontraksi. Oleh karna itu, dokter kandungan mengharuskan aku untuk lahir dalam waktu 24 jam. Dengan alasan untuk menghindari infeksi pada tubuhku.
Saat di ruang observasi, mamaku diberi infus untuk memasukkan obat agar merangsang kontraksi. Selama hampir 6 jam, mamaku berjibaku dengan rasa sakitnya kontraksi. Hampir saja Ia menyerah dan memilih operasi Caesar. Untung saja papa serta petugas rumah sakit menyemangati mama untuk tidak menyerah. Dan Alhamdulillah, tepat jam 13.30, aku lahir ke dunia dan langsung telingaku di azan kan oleh papa. ASI eksklusif pun langsung disodorkan padaku.
Setelah menginap di rumah sakit selama dua hari, aku pun diperbolehkan pulang. Selama di perjalanan tak sabar aku ingin melihat rumah baruku. Ternyata benar-benar homy banget. Di taman depan tumbuh bunga mawar putih, seperti menyambut kedatanganku. Kamarku masih bergabung dengan mama papa, karena mereka khawatir jika aku tidur sendiri.
Selama dua hari di rumah, mama selalu memberikan ASI eksklusif. Karena mama tahu, kandungan gizi dalam ASI lebih baik dibandingkan susu formula. Namun ternyata ASI mama tidak mencukupi kebutuhan tubuhku. Sehingga aku kekurangan cairan, dan menyebabkan kadar bilirubinku meningkat. Karna kondisi serta berat badanku yang semakin menurun, maka aku harus menginap lagi di rumah sakit untuk mendapatkan terapi blue light.
Mama sedih sekali saat melihat kondisiku yang harus diterapi selama 48 jam, dan asupan makanan ku yang akhirnya ditambah dengan susu formula. Tapi apa daya, karna dokter anak menyarankan untuk mengkombinasikan ASI mamaku. Semoga dengan mengikuti saran dokter, kondisi tubuhku bisa sehat seperti semula.
Setelah dua hari aku dirawat, seminggu kemudian waktunya jadwal imunisasiku. Alhamdulillah saat ditimbang berat badanku naik hampir 6 ons. Dan panjangku sekarang 50 cm. Untuk pertama kalinya aku mendapatkan vaksin hepatitis B. Walaupun sakit sedikit, toh ini untuk kebaikanku.
Dan sekarang aku sudah menginjak usia tiga minggu. Mama dan papa senang sekali melihat perkembanganku dari hari ke hari. Doakan semoga aku cepat besar ya dan sehat selalu. Supaya bisa bermain dengan sepupu-sepupu ku yang sudah beranjak dewasa.
03 Januari 2013
My first pregnancy moment
“Making the decision to have a child is momentous. It is to decide forever to have your heart go walking around outside your body.”
– Elizabeth Stone
Alhamdulillah, after 2 years we've been waiting for little baby in our family, finally the pregnancy test came up with 2 red strips :)
This is the best gift for my second anniversary wedding. Yang tadinya suami mau kasih kejutan dengan liburan akhir tahun, eh malah dia yang dikasih kejutan dari si little baby.
The first trimester is full of unknown and worry. Awalnya ga sadar kalau dalam rahim udah ada janin. Because i'm not fell pregnant. Without nausea and intense exhaustion, i fell like my normal self. Tapi memang ada sedikit nyeri di bagian perut, layaknya pre menstruasi syndrom. And it makes me so worry. I would stress thinking something was wrong. I knew that i had to do something to change my worrying ways. It certainly not good for the little baby.
So, we went to the doctor last week, to make sure the pregnancy test. Dan Alhamdulillah ternyata kehamilannya udah berjalan 5 minggu. My first scan was so exciting. Its so amazing to think there is a little human growing inside me. I am fascinated by the whole process of pregnancy. I cant stop touching my belly. The doctor said that everything was right on track. But he still gave me some medicine to assure that my baby still healthy.
Why am i so worrying about this pregnancy thing?
Karena sebelumnya gw pernah punya riwayat keguguran. And it makes me feel so guilty. Sebelum kehamilan ini gw pernah terjangkit virus rubella. Biasanya virus ini dikarenakan konsumsi makanan mentah atau setengah matang (sayuran lalapan, salad, bahkan makanan bakar2an). Oleh karena itu sekarang gw hati-hati banget dalam memilih makanan. I prefer to eat soup rather than steak or satay.
Selain virus, penyebab keguguran kemarin bisa juga karena kesibukan sehingga kecapekan. Maklumlah, jarak antara tempat kerja ke rumah lumayan jauh. And i'm driving my self with manual car. Belum lagi kalau ada tindakan ekstraksi yang memerlukan tenaga besar. Sehingga bisa menimbulkan risiko tekanan pada janin.
Jadi untuk mencegah hal-hal yg ga diinginkan selama kehamilan, gw mengajukan cuti kerja untuk sebulan, sampai plasenta janinnya terbentuk. And now my daily activity full of lazy day. The napping took over. I become lazy and dont want to do anything strenuous incase i harm the baby. That unconditional love already make you insanely protective.
One thing that makes me fell pregnant is my craving are going a bit crazy. Yang biasanya gw makan bisa hanya dua kali sehari, tanpa cemilan. Sekarang makan 3 kali berasa masih kurang. Belum lagi berbagai macam camilan yg harus ada di kulkas. Untungnya suami gw pengertian banget. Dia selalu nyediain cokelat atau kacang hijau buat si bumil ini.
So that's it. That's my take on the first 3 months of my pregnancy. Hope i can enjoying every precious moment of it. See ya next time :)
Langganan:
Postingan (Atom)






