24 Juli 2016

First Day at Playgroup

Akhirnya azzahra sekolah untuk pertama kalinya 😁😁. Memang updetannya agak telat, karena sekolahnya mulai tanggal 18 Juli kemarin. Namun apa daya, baru ada waktu sekarang untuk menulisnya. Sayangnya emaknya tidak dapat menemani anak semata wayangnya ini untuk ke sekolah, karena ada beberapa pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan 😢😢. Padahal udah dari jauh jauh hari si emak mempersiapkan berbagai keperluan sekolah zahra. 



Akhirnya yang mengantar zara hari pertama adalah misua dan opa-omanya. Hari sebelumnya gw udah menyiapkan beberapa keperluan sekolah zara, dari baju sampai cemilannya di waktu istirahat. Gw juga mewanti-wanti misua agar jangan sampai zahra nangis di sekolah, sebisa mungkin temani dia di kelas, karena zahra takut trauma kalo dia dipaksa untuk lepas dari orangtuanya.



Zahra mulai sekolah jam 10.30, memang agak terlalu siang sih. Namun ga papa karena toh dia memang bangun selalu siang, jadi tidak terburu-buru waktu. Awalnya dia masih excited dengan permainan di outdornya. Banyak bermacam macam permainan. Namun waktu teng bel berbunyi menandakan masuk kelas, zahra mulai drama. Dia ga mau masuk kelas, apalagi ortunya pun dilarang untuk masuk ke kelas. Akhirnya jejeritan lah dia. Dan ternyata dia tidak sendiri. Ada beberapa anak yang bertingkah sama dengan zahra.

Maka diputuskanlah oleh gurunya, tante eni, untuk membiarkan ortunya menemani anaknya di kelas. Setelah berkenalan satu dengan lainnya, saatnya zahra pindah kelas, ke kelas musik. Disana zahra kembali ceria, mereka bernyanyi bersama dan menari. Setelah puas bernyanyi saatnya istirahat. Begitu selanjutnya sampai saatnya pulang tiba.

Mudah2an zahra betah ya di sekolahnya yang baru. Banyak dapat ilmu yang bermanfaat, bisa bermain, dan banyak dapat teman. Amin


19 Juli 2016

Kakaban, Playing With Jellyfish

Hari ketiga liburan kali ini berlanjut ke pulau Kakaban dan Nabucco. Namun sayangnya karena cuaca yang tidak memungkinkan, akhirnya pulau Nabucco dan Talisayan tempat spot pilot wheel diskip oleh pemandu wisata kami. Pagi-pagi sekali, kami berniat melihat sunrise di Maratua. Sekitar jam 5am, kami sudah berkumpul di beach challet. Dari sana kami menumpang mobil pickup untuk mencapai spot sunrise. Sekitar 15 menit, kami sudah sampai di dermaga mangrove. Melewati jembatan kayu yang rapuh, akhirnya kami sampai di ujung dermaga. Sambil menunggu sunrise muncul, kami melihat beberapa penyu putih berenang menghampiri kami. Dari kejauhan tampak pulau Nabucco dan beberapa pulau lainnya memanggil kami untuk dihampiri. Akhirnya tepat jam 5.30 am, sunrise muncul dipermukaan. Semburat warna merah kekuningan tampak nyata di sekitar langit yang cerah, berdampingan dengan biru laut perairan Maratua. Sungguh pemandangan yang tiada duanya, tidak dapat dilukiskan dengan kata2. Momen indah ini sayang jika tidak diabadikan dengan lensa kamera.




Setelah puas menikmati sunrise, saatnya kami bersiap2 untuk menjelajahi pulau lainnya, yaitu Kakaban. Dimana terdapat danau yang berisi ubur ubur yang tidak menyengat. Saat sampai di dermaga pulau Kakaban, untuk mencapai danaunya kami harus melewati tangga trekking yang berjarak sekitar 50 meter. Lumayan ngos ngosan juga karena tangganya mendaki. Namun setelah mencapai danaunya rasa lelah itu tergantikan dengan kekaguman akan keindahan pemandangan di sana. Tidak sabar kami pun langsung memasang google dan life jacket dan segera menceburkan diri ke dalam danau, namun dengan hati2 untuk mencegah lumpur di dasar danau terangkat ke permukaan.


Danau kakaban ini berisikan stingless jellyfish. Saat menyentuhnya, serasa memegang agar agar, karena tubuhnya yang lembut dan berlendir. Sungguh pengalaman berenang dengan jelly fish tidak akan terlupakan. Sepengetahuan saya, danau stingless jellyfish ini hanya ada 3 di dunia. Salah satunya di danau Kakaban ini, selain itu ada di filipina, dan raja ampat. Semakin berenang ke tengah, jellyfish semakin berukuran besar-besar dan banyak sekali.




Setelah asik berenang dengan jellyfish, saatnya kita snorkling di sekitar pulau Kakaban. Terdapat spot snorkling disebut Wall, dimana terumbu karangnya masih sangat perawan. Banyak sekali biota laut disana, dapat dibandingkan dengan raja ampat dan Bunaken. Sayangnya sy hanya dapat berenang dengan google, karena jika diving atau setidaknya free diving, maka dapat melihat terumbu karang lebih indah lagi di sekitaran wall tersebut.







Aktivitas selanjutnya adalah menuju Laguna Beach. Dimana terdapat laguna mirip seperti danau, hanya saja laguna ini masih bercampur dengan air laut. Untuk mencapai laguna, kita harus melewati terowongan yang hanya dapat terlihat pada saat air surut. Setelah melewati terowongan, pemandangan laguna tersebut mirip seperti film leonardo dicaprio dalam The Beach. Indah sekali, perpaduan antara tebing hijau yang menjulang tinggi dengan air yang bewarna hijau tosca, sungguh memanjakan mata yang melihatnya.




Setelah puas melihat laguna, saatnya kami kembali ke Maratua. Namun bukan untuk beristirahat, ada aktivitas lainnya yang tidak kalah menantangnya. Yaitu mengunjungi Cave Haji Mangku. Gua ini adalah gua terindah di Maratua. Sebenarnya penampakan dari permukaan seperti kolam kecil, namun setelah menceburkan diri ke dalam, dan berenang ke guanya, sungguh pemandangan yang luar biasa. Dengan kedalaman kolam 20 meter, sebenarnya sedikit takut juga saat menceburkan diri, namun karena tertolong oleh life jacket, sehingga berasa aman saat berenang. Air dalam cave ini berwarna biru gelap dan berasa dingin sekali. Namun pengalaman ini sangat berharga, karena dapat melihat gua haji mangku yang dengan stalaktit yang mengesankan. Setelah puas berenang, saatnya kami menuju penginapan. Beristirahat sejenak sembari menunggu esok hari tiba.




Sangalaki, Taman Wisata Tukik

Hari kedua di kepulauan derawan, rencana kami adalah mengunjungi pulau Sangalaki, Gusung, dan Derawan. Setelah sarapan di Maratua, dengan speedboat selama setengah jam kami tiba di pulau Sangalaki, dimana banyak tukik yang dikonservasi. Tukik adalah sejenis penyu yang baru lahir. Penyu yang terdapat di Sangalaki adalah penyu hijau dan sisik. Pemandangan di Sangalaki juga ta kalah bagus dibandingkan kepulauan lainnya. Banyak spot spot bagus untuk snorkling maupun diving. Ada satu spot tempat berkumpulnya manta ray. Sayangnya saat kita ketempat spotnya, tidak ditemukan satupun manta ray 😢😢.

Setelah dari Sangalaki, saatnya kita menuju pulau Derawan. Pulaunya lebih ramai dibandingkan pulau lainnya. Banyak terdapat penginapan di sana sini. Namun sayangnya perairannya lebih kotor dibandingkan tempat lain. Sepertinya masyarakat sana kurang peduli akan kebersihan lingkungan. Di Derawan saatnya makan siang. Menu yang dihidangkan seperti ayam kecap, ikan bakar, dan menu istimewa lainnya, yaitu kerang kima. Kerang ini kabarnya merupakan biota yang dilindungi. Makanya walaupun enak, namun tak tega juga memakannya.




Sudah sampai derawan, belum lengkap bila tidak snorkling bareng penyu khas Derawan. Selama sejaman lebih kami bercengkrama dengan penyu, dari membangunkannya dari tidur, sampai berkejar-kejaran. Sayangnya, perairan disana tidak sebagus di Maratua. Terumbu karangnya banyak yang rusak.





Dari bermain dengan penyu, perjalanan selanjutnya kami menuju pulau Gusung. Pulau ini hanya ada saat surutnya air laut. Dimana hanya terdapat gundukan pasir, dengan air yang sangat jernih. Padahal hanya ditempuh 15 menit dari Derawan, namun perairan disini sangatlah bersih. Terdapat gradasi dari biru kehijauan sampai biru pekat. Dikombinasikan dengan putihnya pasir pantai. 






Setelah asik berselfie ria, saatnya kami kembali ke Maratua. Antara Derawan dan Maratua dapat ditempuh speed boat selama satu jam. Di tengah perjalanan kami bertemu kembali dengan sekumpulan dolphin yang mengiringi perjalanan kami. Indah sekali liburan kali ini 😍😍

18 Juli 2016

Maratua, Maldives van Borneo


Sempat ga percaya juga akhirnya gw bisa menikmati pasir putih di Kepulauan Derawan. Jauh-jauh hari sebelum ramadhan, gw udah browsing mengenai agen travel yang akan kami gunakan untuk liburan di derawan. Akhirnya terpilihlah agen travel Kakaban Trip untuk menemani kami selama liburan. Mulai dari tiket pesawat, penginapan di maratua, makan, island hopping selama 4 hari 3 malam sudah termasuk dalam paket liburan ini. Island hopping rencananya ke Kakaban, Sangalaki, Nabucco, dan Derawan. Sayangnya, karena cuaca tak memungkinkan, akhirnya kita skip pulau Nabucco. Begitupula dengan trip ke talisayan, dimana terdapat Pilot Wheel, sejenis paus yang jinak, harus kita skip pula 😢😢

Perjalanan dimulai dari jam 3 am. Pagi-pagi sekali gw dan misua sudah berkemas untuk mengejar pesawat pagi subuh. Perjalanan dari Jakarta ke Tarakan kami tempuh selama 2 jam 20 menit. Sesampainya di Tarakan, kami bertemu dengan pemandu kami bernama Ryan. Ternyata ada 10 orang dalam grup kami. Rencana selanjutnya adalah menuju pelabuhan Tengkayu, dengan speedboat yang akan membawa kita ke pulau Maratua. Sebelum ke dermaga, kami dijamu makan siang di salah satu RM Borneo. Gw pikir makanannya akan ada kepiting khas Tarakan, ternyata menunya hanya ada ayam kecap dan ikan bakar 😑😑.

Oh iya, saat di bandara, kami dijemput dengan mobil wisata oleh pemda setempat. Karena mobil wisata selain pemda tidak diperbolehkan untuk beroperasi. Setelah menunggu 15 menit akhirnya speed boat kita datang. Perjalanan ke Maratua memakan hampir 3 jam. Selama di  perjalanan kami dsambut oleh segerombolan dolphin. Ga nyangka gw bisa melihat dolphin liar di perairan kalimantan. Mereka dengan ramahnya mengiringi perjalanan kami sampai Maratua.




Sampai Maratua Paradise Resort, kami disambut oleh pantai pasir putih dengan gradasi perairan dari hijau kebiruan sampai biru pekat. Resort yang sebagian besar terbuat dari kayu itu turut mengimbangi keindahan pulau Maratua. Saking jernihnya air dasar laut, kita bisa melihat ikan2 berseliweran hilir mudik di bawah water villa kita, pun dengan penyu yang selalu datang tanpa diundang. Memang benar2 surga dunia 😍😍




Setelah makan siang di resort, beristirahat sejenak, saatnya kami snorkling di sekitar resort. Banyak sekali biota laut dan terumbu karang yang belum banyak terjamah tangan2 manusia. Memang tidak salah jika derawan dikatakan sebagai maldivesnya Indonesia dan memiliki terumbu karang terbaik kedua setelah raja ampat.






Setelah snorkling, senja hari kami habiskan waktu dengan menikmati sunset di depan kamar. Sambil menikmati kelapa yang disajikan oleh pihak hotel. Moment sunset langit maratua seperti lukisan tangan tuhan yang indah sekali. Gradasi warna langit merah kekuningan dikombinasikan dengan biru keputihan benar-benar membuat kita bersyukur akan anugrah dari tuhan. 





13 Mei 2016

AADC II


Akhirnya bisa nonton film AADC II yang sedang fenomenal. Katanya sih sampai detik ini sudah mencapai 3 juta penonton. Berarti antusiasme masyarakat akan film indonesia makin bagus. Memang sudah lama sekali sekuel kedua film ini dibuat. Hampir 14 tahun sejak AADC pertama dirilis. Kala itu gw masih kuliah tingkat pertama. Masih inget banget waktu nonton film ini antriannya panjang banget bo. Sampe berdesek-desekan kita. Dan untuk sekuel keduanya ini gw nunggu sampe beberapa minggu hingga eforia penonton sedikit teredam dulu, baru gw berani nonton. Daripada gw tergencet saat antri, gegara desek-desekan seperti pengalaman dulu.

Well, untuk film sekuelnya ini menurut gw endingnya agak dipaksakan ya. Mungkin untuk menghemat durasi waktu pemutaran. Sepertinya banyak adegan akhirnya yang dipotong. Contohnya bagaimana akhirnya hubungan Cinta sama tunangannya. Tiba-tiba langsung aja adegan Cinta bawa mobil sambil histeris. Lalu tiba-tiba muncul adegan Cinta nyusul Rangga ke New York. Menurut gw sih agak dipaksakan.

Kemudian adegan saat Cinta bertengkar dengan Rangga, setelah Cinta tahu alasan Rangga meninggalkan dia. Sampai menampar muka Rangga. Kemudian adegan selanjutnya Cinta meninggalkan Rangga begitu saja. Eh baru beberapa detik jalan, tiba-tiba Cinta balik lagi ke tempat Rangga, memaafkan semua kesalahan Rangga. So weird kan. Cepet banget ya, si Cinta memaafkan Rangga. Well mungkin karena karakter Cinta yang makin dewasa.

Yah dibalik semua kekurangan film ini (menurut gw loh), tetep aja patut ditonton loh filmnya. Dari segi aktingnya, mereka sudah bermain bagus kok. Sinematografinya juga bagus. Banyak menampilkan pemandangan Yogyakarta yang terkenal. Tapi karena gw ga terlalu begitu ngerti akan seni, maka film ini banyak yang membosankan. Karena ada beberapa adegan tentang pemutaran seni teater. Untuk soundtracknya masih juara lagu-lagunya Melly Goeslow yang dulu, menurut gw. Yang sekarang kurang greget.

Yak sekian review gw tentang film ini, semoga bermanfaat ya bagi yang membaca :)

14 April 2016

Azzahra 32 months


Azzahra's new hair cut :)
Ini ketiga kalinya zahra potong rambut. Biar lebih gampang nyisirnya, kata emaknya. Tapi kalo diliat lucu juga ya. 

Well sudah bisa apa aja azzahra di usianya yang ke 32 bulan ini ? Tantrumnya makin menjadi. Walaupun ga terlalu ekstrim namun sebagai emak khawatir juga kalo zahra tantrumnya udah keluar. Harus diturutin apa maunya. Kalo ga, gw sebagai emak bakalan dicakarnya, kacamata gw bakalan dibanting sama dia. Tapi untung ga sampe rusak. Pernah kemarin waktu jalan ke mal dia pingin main di tempat permainan. Karena lagi dikejar waktu, maka gw ga bisa nurutin kemauannya. Jadilah dia ngambek, teriak-teriak selama diperjalanan. Ampun deh, baru juga punya anak satu. Gimana kalo nambah lagi.

Selain tantrum, perkembangan zahra akan pembendaharaan kata juga makin nambah. Udah bisa ngomong beberapa kalimat. Walaupun belum terlalu banyak. Dan alhamdulillah kesehatan zahra juga bagus. Kalo denger pengalaman temen2 mengenai anaknya, gw jadi khawatir sama kesehatan zahra. Ada aja yang anaknya kena campak, step, fraktur tangan, dbd, dsb. Mudah2an zahra sehat terus ya nak. Biar bisa bermain dan belajar. Amin 


11 April 2016

In Love With

I love your facial expression. I love the way you say my name. I love the way you want to tell me things. I love your smile. I love your laugh. I love that we have the same sense of humour. I love our conversations. I love that you care, even if it's not the kind of care that i want. I love that you are never awkward around me. I love how you smell and how it lingers on my clothes. I love the way your eyes light up when you laugh. I love how you're such a geek sometimes. I love that you're concerned about me. I love that you make me do that cliche sigh. I love how you make me burst into fits of laughter after everything that you say, because you really are that funny to me.