15 Juli 2015

Warung Daun


Kemarin tanpa direncanakan kita sekeluarga buka puasa bersama di Warung Daun. Restoran yang mengusung gaya rumahan Jawa ini, memiliki kesan yang unik saat masuk ke dalam halaman parkirannya. Di beranda terasnya terdapat ubin tegel yang menambah kesan jawanya, begitupula dengan kursi rotan yang menghiasi sudut beranda restoran tersebut, sehingga kesan homy-nya makin terasa. Pintu dan jendelanya juga sengaja didesain seperti rumah tempo dulu, sehingga menambah suasana seperti di pedesaan. Sambil menunggu azan maghrib berkumandang, gw dan anak gw zara langsung tanpa diminta berfoto selfie di teras depan. Zara senang sekali bermain-main di sana. Tanpa malu-malu dia berlari kesana kemari dengan perasaan senang, mungkin karena sudah terlalu bosan di dalam rumah terus ya. 



Begitu memasuki restoran, kesan jawa masih ditonjolkan seperti di beranda depan. Terdapat kain batik yang sengaja digantung di atap restoran untuk mempercantik ruangan. Pintu kayu jati juga menambah kesan jawanya. Begitupula dengan lampu gantung yang menambah pencahayaan dari luar, juga memiliki kesan etnik.


Makanan yang ditawarkan disini mengusung pola sayur organik serta bebas MSG, oleh karena itu dinamakan Warung Daun. Semua sayuran dan lauk serta berasnya organik, sehingga lebih sehat. Restoran yang berada tepat di depan Taman Ismail Marzuki ini memiliki produksi sayuran sendiri yang berada di daerah Mega Mendung, Jawa barat. Semua jenis sayur mayur dan ikan air tawar diolah disana, untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan sayur mayur di restoran Warung Daun. Jadi dijamin deh, makanan disini aman dan sehat, karena tanpa MSG dan organik.

Menu yang ditawarkan pun beragam. Sebelumnya, khusus untuk yang berpuasa sudah disediakan 2 biji kurma. Untuk cemilannya kemarin kami memilih bakwan jagung kentang dan cumi goreng tepung. Sebenarnya cemilan favorit disini adalah tahu campur, karena sudah habis jadilah kita tak bisa memesan. Kemudian menu hidangan utamanya, kami memilih sup buntut bakar, sup asam pedas gurame, gurame goreng, dan tumis tauge. Sedangkan untuk minuman, kami memesan es kelapa jeruk medan dan es cendol. Untuk ukuran jenis makanan organik, di restoran ini tarif makanannya termasuk murah loh. 

Tidak ada komentar: