Just a simple site with no flashy picture or graphic. It's my continuing journey. Hope u enjoy read d'stories
26 Juli 2015
Weekend in Bandung
Sabtu kemarin kami sekeluarga pergi ke Bandung untuk menghadiri undangan nikahan saudara pada hari minggunya. Karena arus mudik sudah tidak berlaku lagi, perjalanan hanya kami tempuh dalam waktu satu setengah jam saja. Sambil berdoa mudah-mudahan pulangnya kami tidak terjebak arus balik.
Sesampainya di Bandung kami langsung ke penginapan dekat acara pernikahan yaitu di Lembang. Menurut saya, bandung sudah seperti kota Jakarta di waktu hari kerja. Macet dan panas. Sudah terlalu padat penduduk di kota kembang ini. Disetiap meter selalu ada jajanan. Baik resto besar maupun hanya sekedar cafe kecil. Dan selalu banyak motor maupun mobil yang diparkir di pinggir jalan. Menambah kemacetan di Bandung.
Kami sampai Bandung sore hari. Karena perut sudah keroncongan, kami langsung menuju ke restoran keluarga terdekat. Setelah putar-putar jalan, diputuskanlah untuk makan di resto ayam goreng Ny. Suharti. Restonya lumayan luas, namun tidak terlalu banyak pengunjungnya. Kami langsung memesan menu utama, tentu saja ayamya disertai sup gurame dan juga sayur asam serta gado-gado. Minumnya hanya teh tawar.
Setelah puas makan, perjalanan kami lanjutkan ke hotel tempat keluarga besar menginap. Tujuannya selain silaturahmi, juga untuk merencanakan apakah kita akan bareng dari hotel ke tempat acara atau tidak. Ternyata banyak keluarga Palembang yang datang ke Bandung. Hampir dua jam kami bercengkrama dan bersilaturahmi. Setelah itu kami pulang ke hotel tempat kami menginap. Diperjalanan kami melewati cafe surabi. Langsung saja misua berhenti di pinggir jalan dan memesan kue surabi untuk dibawa pulang. Mengingat sudah malam sekali. Tapi tetap saja cafenya tidak sepi pengunjung. Lama sekali misua mengantri untuk membeli kue tersebut. Setelah setengah jam lebih barulah misua keluar dari cafe dengan membawa lima surabi. Gw pikir surabi Bandung mirip dengan serabi Purwokerto, ternyata beda ya. Surabi Bandung lebih mirip martabak mini dengan banyak topping diatasnya.
Nah sekian postingan kali ini, di postingan berikutnya insyaAllah akan ada liputan tentang nikahan sudara gw.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar